accountant is not corruption

accountant is not corruption

Pages

Featured Posts

Sunday, March 31, 2013

Administrasi Kas Bank part 2

Pengawasan Kas

sekarang saya akan melanjutkan postingan sebelumnya mengenai pengelolaan kas bank.

menurut sifatnya, kas mudah dibawa dan dipindahtangankan serta tidak ada identifikasi pemilik. oleh sebab itu kas sering menjadi sasaran kecurangan. sehingga perlu diadakan pengawasan terhadap kas.
kecurangan yang terjadi antara lain :
  1. hasil penagihan kas tidak dicatat, tetapi digunkan unutk kepentingan pribadi.
  2. saldo kas tidak dilaporkan dalam keadaan yang sesunguhnya atau manipulasi antara kas masuk dan keluar.
  3. penundaan pencatatan penerimaan kas dari piutang sampai pada waktu penerimaan kas dari piutang berikutnya.

agar kas tidak disalahgunakan atau tidak menimbulkan kecurangan-kecurangan, maka perlu diadakan pengawasan terhadap kas antara lain sebagai berikut :

1. Penerimaan Kas

karena uang yang diterima perusahaan adalah dar berbagai sumber seprti penjualan tunai, pelunasan piutang dan penjualan, maka prosedur pengawasan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. diadakan pembagian tugas antara fungsi penerimaan, pencatatan dan penyimpanan kas.
  2. setiap penerimaan kas dibuatkan bukti penerimaan kas dan segera dicatat, kemudian disetorkan ke bank.
  3. dibedakan antara fugsi pengelolan kas dan pencatatan kas.
  4. dibuat laporan kas setiap hari.
  5. secara intern tanpa pemberitahuan terlebih dahulu diadakan pemeriksaan kas.

2. Pengeluaran Kas

Pengeluaran uang dalam suatu perusahaan adalah unutk membayar berbagai macam transaksi, maka prosedur pengawasan dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. semua pengeluaran uang yang relatif besar mengunakan cek.
  2. dibuat laporam kas setiap hari.
  3. dipisahkan antara yang menulis cek, menandatangani cek dan yang mencatat pengeluaran perusahaan.
  4. diselenggarakan kas kecil unutk pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan sifatnya rutin.
  5. diadakan pemeriksaan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

sedikit postingan tentang administrasi kas bank, semoga bermanfaat...

Administrasi Kas Bank part 1

Pengertian Kas

Kali ini saya akan membahas mengenai kas, apa itu kas ? seperti apa ciri-ciri kas ? apa yanag termasuk komposisi kas ?

Kas merupakan alat pembayaran yang dapat dipakai untuk membiayai aktivitas perusahaan. kas merupakan aktivitas yang paling lancar. 
yang dapat digolongkan sebagai kaas mempunyai ciri-ciri :

Saturday, March 16, 2013

About Rekonsiliasi Bank


Rekonsiliasi Bank



Seorang yang mempunyai rekening di bank akan menerima salinan catatan keluar masuknya uang yang ada di bank setiap akhir bulan. Salinan ini disebut “Rekening Koran” atau “Perhitungan Berjalan”.  Apabila seorang akan menyetorkan uangnya ke bank dan melakukan pembayaran dengan cek atas Bank itu, maka saldo menurut nasabah haruslah sama dengan saldo rekening koran yang diterimanya dari Bank. Salinan rekening koran yang dikirimkan kepada nasabah berisi meliputi :

  • ·         Jumlah saldo di Bank awal bulan
  • ·         Transaksi-transaksi yang menambah uang di bank selama sebulan itu.
  • ·         Transaksi-transaksi yang mengurangi uang di bank selama sebulan itu.
  • ·         Jumlah saldo uang dibank pada akhir bulan

Setelah menerima salinan rekening koran dari bank, maka harus dicocokan dengan catatan saldo kas. Seringkali bahwa saldo menurut catatan tidak sama dengan saldo rekening koran, ketidaksamaan itu disebabkan oleh faktor :


1.   Setoran dalam proses (deposit in transit)


Sejumlah setoran atau penyetoran uang oleh perusahaan atau nasabah pada akhir bulan, tetapi oleh bank belum dicatat.


2.  Cek dalam peredaran (out standing check )


Cek yang telah dikeluarkan perusahaan, tetapi oleh pemegang cek belum diuangkan ke bank sehingga keluaran tersebut belum dicatat oleh bank.


3.  Kesalahan pencatatan/kekhilafan bank dalam melakukan pencatatan. Bank mencatat penyetoran dan pengambilan ke rekening koran nasabah lain.


4.  Adanya hasil inkaso bank.


Yaitu hasil penagihan piutang/wesel atas nama perusahaan dan dilakukan oleh bank, tetapi oleh bank belum dilaporkan ke perusahaan.


5.  Cek kosong ( cek yang tidak cukup dana )


 Yaitu cek yang diterima perusahaan, kemudian langsung didepositkan ke bank, tetapi oleh bank cek itu dikembalikan tidak cukup dana.


6.  Cek ditempat (counter check )


Yaitu pengambilan uang dibank tidak menggunakan cek (buku cek ) melainkan dengan formulir (slip pengambilan) yang disedikan bank.


7.  Kesalahan yang dilakukan bank atau perusahaan yaitu mencatat uang dengan jumlah terlalu besar atau terlalu kecil.
 

Sample text

Sample Text

Flag Counter

Sample Text